Simulasi LED RGB Arduino Online (Tanpa Alat)
Satu LED RGB berisi tiga LED kecil: merah, hijau, dan biru. Dengan mengatur kecerahan tiap kanal lewat PWM di pin D9, D10, dan D11, ketiganya bercampur menjadi warna-warna baru di dalam satu lensa.
Komponen yang dipakai
- Arduino Uno
- LED RGB
- Resistor
Cara kerja
- Kaki R, G, dan B LED RGB masing-masing disambungkan seri resistor 220 Ohm ke D9, D10, dan D11; kaki common ke GND.
- Fungsi aturWarna(r, g, b) menulis nilai PWM 0 sampai 255 ke ketiga kanal sekaligus.
- Program menampilkan merah, hijau, lalu biru, masing-masing selama 1 detik.
- Warna ungu dibuat dengan menyalakan kanal merah dan biru bersamaan (255, 0, 255).
Konsep yang dipelajari
Kode program
/*
LED RGB: tiga channel (R/G/B) diatur lewat PWM, warnanya bercampur di lensa.
Rangkaian: D9 -> 220 Ohm -> R, D10 -> 220 Ohm -> G, D11 -> 220 Ohm -> B,
kaki common -> GND (katoda bersama).
*/
const int PIN_R = 9;
const int PIN_G = 10;
const int PIN_B = 11;
void aturWarna(int r, int g, int b) {
analogWrite(PIN_R, r);
analogWrite(PIN_G, g);
analogWrite(PIN_B, b);
}
void setup() {
pinMode(PIN_R, OUTPUT);
pinMode(PIN_G, OUTPUT);
pinMode(PIN_B, OUTPUT);
Serial.begin(9600);
Serial.println(F("LED RGB siap: merah -> hijau -> biru -> ungu."));
}
void loop() {
aturWarna(255, 0, 0); // merah
Serial.println(F("Merah"));
delay(1000);
aturWarna(0, 255, 0); // hijau
Serial.println(F("Hijau"));
delay(1000);
aturWarna(0, 0, 255); // biru
Serial.println(F("Biru"));
delay(1000);
aturWarna(255, 0, 255); // ungu (merah + biru)
Serial.println(F("Ungu"));
delay(1000);
}