Simulasi LED Tanpa Resistor Arduino Online (Tanpa Alat)

Template ini adalah demo aman tentang kesalahan rangkaian paling klasik: LED dipasang tanpa resistor. Di simulator kamu bisa melihat LED di D13 dialiri arus sekitar 71 mA, memanas, lalu terbakar, tanpa mengorbankan LED sungguhan.

Board: Arduino Uno1 komponen
Rangkaian simulasi LED terbakar (tanpa resistor) dengan Arduino Uno di NOVIOT

Komponen yang dipakai

  • Arduino Uno
  • LED

Cara kerja

  1. LED disambungkan langsung dari D13 ke GND, tanpa resistor seri sama sekali.
  2. Arus yang mengalir sekitar 71 mA, jauh di atas arus aman LED 5 mm yaitu 20 mA.
  3. Buka tab Diagnostik untuk melihat peringatan arus pin dan panas LED yang terus naik.
  4. Dalam waktu sekitar 1 detik simulasi, LED menghitam tanda terbakar; tekan Reset untuk memulihkannya.

Konsep yang dipelajari

Fungsi resistor pembatas arusArus maksimum LED (20 mA)Hukum Ohm sederhanaDiagnostik rangkaian

Kode program

/*
  LED TERBAKAR: LED di D13 dipasang TANPA resistor.
  Tanpa resistor, arus LED hanya dibatasi impedansi keluaran pin (~25 ohm), jadi
  arusnya ~71 mA - lebih dari tiga kali rating LED 5 mm 20 mA. Panasnya menumpuk dan
  LED terbakar setelah sekitar 1 detik waktu simulasi.
  Cara melihatnya:
    - tekan "Jalankan",
    - buka tab Diagnostik (peringatan pin > 40 mA dan LED > rating 20 mA),
    - pilih komponen LED di kanvas untuk melihat bar "Panas LED" naik 0% -> 100%,
    - setelah LED menghitam, tekan Reset untuk mengembalikannya.
*/
void setup() {
  pinMode(13, OUTPUT);
  Serial.begin(9600);
  Serial.println(F("LED tanpa resistor: arus berlebih, tunggu sampai terbakar."));
}

void loop() {
  digitalWrite(13, HIGH);  // menyala terus, jadi panasnya menumpuk
  delay(250);
  Serial.print(F("LED menyala, t="));
  Serial.print(millis());
  Serial.println(F(" ms"));
}

Template Arduino Uno lainnya