Cara Membuat Alarm dengan Sensor PIR dan Arduino — Simulasi Online
Sensor PIR mendeteksi gerakan tubuh manusia dari perubahan panas inframerah. Di template ini PIR di pin D2 menjadi mata bagi alarm ruangan: setiap ada gerakan, buzzer di D8 berbunyi.
Komponen yang dipakai
- Arduino Uno
- Sensor gerak (PIR)
- Buzzer
Cara kerja
- Pin OUT sensor PIR disambungkan ke D2, buzzer ke D8.
- digitalRead(D2) bernilai HIGH saat PIR menangkap gerakan dan LOW saat ruangan diam.
- Begitu gerakan terdeteksi, program membunyikan buzzer sebagai alarm.
- Aktifkan gerakan pada panel sensor PIR di simulator untuk memicu alarmnya.
Konsep yang dipelajari
Kode program
/*
Alarm ruangan: PIR mendeteksi gerakan, buzzer berbunyi sebagai alarm.
Rangkaian: PIR (VCC -> 5V, GND -> GND, OUT -> D2),
buzzer (+ -> D8, - -> GND).
Klik kubah PIR di kanvas untuk menyalakan/mematikan simulasi gerakan.
*/
const int PIN_PIR = 2;
const int PIN_BUZZER = 8;
void setup() {
pinMode(PIN_PIR, INPUT);
pinMode(PIN_BUZZER, OUTPUT);
Serial.begin(9600);
Serial.println(F("Alarm ruangan siap. Klik kubah PIR untuk memicu gerakan."));
}
void loop() {
bool adaGerak = digitalRead(PIN_PIR) == HIGH;
if (adaGerak) {
Serial.println(F("GERAK TERDETEKSI!"));
// Sirene: nada naik-turun selama 2 detik.
for (int i = 0; i < 4; i++) {
tone(PIN_BUZZER, 880);
delay(250);
tone(PIN_BUZZER, 440);
delay(250);
}
noTone(PIN_BUZZER);
} else {
Serial.println(F("aman, tidak ada gerakan."));
delay(1000);
}
}